Perkelahian Dalam Pertemanan Tidak Akan Pernah Terhindari Jadi Hadapilah

Disetiap pertemanan, persahabatan akan selalu ada perkelahian, perdebatan. Tidak selamanya suatu hubungan akan berjalan baik. Pasti akan ada dimana saatnya masing-masing memiliki pandangan yang berbeda. Maksud berbeda, dan menyebabkan perselisihan. Atau ada masalah miss komunikasi yang menyebabkan perselisihan. Dan itu wajar. Dengan orang terdekat saja, dengan pasangan bahkan dengan keluarga yang sudah satu darah dengan kita, yang satu rumah dengan kita, bisa sering sekali terjadi miss komunikasi. Apalagi jika hanya dengan orang lain.

Perkelahian Dalam Pertemanan Tidak Akan Pernah Terhindari Jadi Hadapilah

Dan saat-saat seperti itu tidak bisa kita hindari. Tidak bisa kita lari. Makanya disitu akan dilihat tingkat kedewasaan kita dan teman kita, sampai dimana kedewasaannya dalam menanggapi dalam mengatasi masalah yang ada di antara pertemanan. Ada banyak kok kejadian orang yang bersahabat, karena satu dan lain hal, karena ego, karena miss komunikasi, sampai mereka tidak berkomunikasi lagi, tidak berteman sampai beberapa tahun, dan puluhan tahun. Dan setelah itu, setelah bertemu kembali, barulah dengan pola pikir yang masing-masing sudah berubah, akan menertawakan hal itu, dan rasanya bodoh sekali saat itu, kenapa hanya karena itu berantem.

Dan hal itu banyak terjadi. Sehingga sebelum anda berantem dengan teman anda. Apalagi dengan sahabat anda, tetaplah dengan kepala dingin, coba untuk bicarakannya dengan baik-baik. Jangan karena ego atau ada kesalah pahaman, membuat kalian harus memutuskan ikatan pertemanan kalian yang sudah lama kalian bina. Jangan karena hal sepeleh, membuat segala momen yang kalian lakukan bersama, suka duka, menjadi percuma dan sia-sia. Hanya untuk menjaga ego kalian masing-masing. Dan itu sangat disayangkan.

Apalagi hubungan persahabatan yang harus berakhir, karena ada seseorang yang datang dan membuat miss komunikasi, yang membuat onar, yang ingin merusak hubungan pertemanan kalian berakhir, dan kalian termakan dengan omongan orang tersebut. Dan itu akan sangat disayangkan. Sehingga dibutuhkan hati yang besar, kebaikan hati yang besar, untuk bisa menerima, dan memproses apa yang terjadi. Berhenti untuk menjadi seseorang yang lari dari kenyataan, menjadi seseorang yang pengecut yang akan menghindar dari masalah itu, karena alasan anda tidak memiliki waktu untuk masalah sepele seperti itu. Anda hanya mencari alasan untuk tidak dihadapkan pada masalah. Itu saja.