Baik Untuk Kita Bukan Berarti Baik Bagi Orang Lain Dan Ini Sudah Menjadi Rahasia Umum

Baik Untuk Kita Bukan Berarti Baik Bagi Orang Lain Dan Ini Sudah Menjadi Rahasia Umum

Banyak orang yang berpikir bahwa saat kita memiliki niat yang baik, saat kita memiliki maksud yang baik, dan rasanya itu sudah yang paling baik untuk kita maka, kita akan membagikannya juga kepada orang lain. Karena ingin orang lain juga merasakan apa yang kita rasakan. Apalagi jika itu adalah hal baik. Kita ingin orang lain merasakan bahwa hal baik yang kita rasakan ini bisa memberikan dampak positif juga bagi orang lain. Karena kita se polos itu, dan se naif itu. Hanya berpikir ingin memberikan yang terbaik. Tapi ya balik lagi, itu relatif. 

Baik Untuk Kita Bukan Berarti Baik Bagi Orang Lain Dan Ini Sudah Menjadi Rahasia Umum

Ada beberapa hal yang perlu kita pelajari dan kita pahami. Dimana kita harus tahu bahwa tidak selamanya yang kita anggap baik, akan selalu baik di mata orang lain. Bisa saja itu menjadi hal buruk. Jadi kita tidak boleh egois dan berpikir bahwa setiap orang itu sama. Ini sudah menyangkut banyak aspek loh. Dan ternyata yang mengalami semua ini tidak hanya seorang tapi banyak juga. Jadi kalian harus berhati-hati. Dan banyak ini terjadi baik secara sadar maupun tidak sadar kita lakukan. 

Apalagi jika soal orang tua kepada anak, sangat sering hal ini terjadi. Dimana orang tua menuntut anaknya untuk menjadi yang terbaik. Menuntut anaknya melakukan ini itu, menuntut anaknya menjadi sesuai dengan keinginan orang tua. Walaupun terlihat niatnya baik. Tapi bukan berarti itu adalah keinginan anaknya. Jadi semua perlu diobrolkan dulu. Apapun itu. Jika kita sudah memiliki niat dan pikiran yang baik untuk anak kita bukan berarti itu menjadi baik juga untuknya. Jadi sebelum kita memiliki pikiran atau niat yang baik kepada orang lain, ada baiknya kita coba untuk mengobrol nya dulu. 

Sehingga tidak terjadi masalah paham. Dan keinginan kedua belah pihak bisa diwujudkan. Pun misalnya kita memiliki pikiran baik untuk orang lain, tapi ternyata dianya memiliki pemikiran yang berbeda juga, ya mungkin dengan mengobrolkan apa isi pikiran berdua, kalian bisa mendapatkan jalan tengah, dengan mengkolaborasi, maksud dan tujuan baik mu, dan keinginan orang yang bersangkutan. Sehingga terjadilah hal yang diinginkan bersama, dan tidak ada istilah sakit hati atau makan hati.